Great Depression Sejarah Krisis Ekonomi Paling Parah Di Amerika

Apa yang kamu ketahui tentang istilah Great Depression?Di postingan Artikel kali ini Kami akan membahas secara lengkap tentang Sejarah Great Depression di tahun 1930-an.yang mana Great depression ini adalah krisis ekonomi Paling parah di Amerika dan Eropa Sepanjang Abad 20.

Great Depression Sejarah Krisis Ekonomi Paling Parah Di Amerika
Great Deppression (gambar ilustrasi tempo dulu)


Nah aku mau mulai Ceritanya dari tahun 1921 yang Saat itu,Dunia ini baru mulai pulih dari 3  Tragedi kejadian besar.

Tragedi pertama adalah perang dunia pertama

Perang ini itu dimenangi oleh Amerika, Inggris dan Perancis serta kekalahan dari Jerman, Austria Hungaria dan Kesultanan Ottoman saat itu,Kaiser wilhelm 2 dari Jerman akhirnya mundur Dan mengakhiri kekuasaan dinasti hohenzollern di Jerman

Sultan Mehmet V dari Kesultanan Ottoman Turki itu wafat Terus digantikan oleh adiknya Mehmet 6 Yang saat itu juga dipaksa mundur dan mengakhiri Kesultanan Ottoman.

Kaiselar Karl 1 dari Austria-Hungaria juga mundur Dan yang menyaksikan akhir dari Dinasti Habsburg Sekaligus bubarnya negara Austria-Hungaria yang terpecah jadi Austria,Hungaria,Cekoslovakia dan Yugoslavia.

Tragedi kedua yaitu menimpa kubu pemenang perang ini Yaitu Amerika dan Inggris.Ke-2 negara tersebut mengalami depresi ekonomi akibat deflasi parah penyebabnya adalah oversupply persenjataan,Amunisi dan bahan baku militer yang permintaannya itu menurun drastis.Harga barang terus menurun.

Tragedi ketiga adalah wabah flu Spanyol
Tahun 1918 -1920 Dampak Flu Spanyol ini sangat parah,Karena saat itu negara-negara yang berperang lagi membatasi aliran informasi.Jadi, wabah ini terlambat diketahui dan sudah terlanjur menyebar,Sampai akhirnya menginfeksi sekitar 500 Juta Manusia.

Pandemi Flu Spanyol ini diperkirakan membunuh 17-50 juta manusia.Jauh lebih banyak dibanding korban perang dunia pertama sampai akhirnya di tahun 1921
wabah flu Spanyol itu reda.

Dan Bank Sentral Amerika menurunkan suku bunga untuk membangkitkan ekonomi.Hal itu bikin Para pemilik modal mulai tertarik
Untuk kembali berbisnis dan berinovasi
Khususnya di bidang teknologi dan industri hiburan selama hampir 10 tahun kedepan.

Periode itu dikenal dengan The Roaring Twenties.Sebuah dekade yang mungkin pernah kamu baca Atau pernah kamu tonton di film The Great Gatsby.

Dimana Ekonomi, teknologi dan revolusi budaya itu berkembang sangat pesat
Revolusi industri kedua dimulai di awal abad 20 Ketika banyak pabrik mengadopsi teknik Henry Ford, Assembly Line Yang kemudian membuat mesin cuci,Kulkas, toaster,Dan vacuum cleaner yang laku keras di pasaran.

Akibatnya,Masyarakat  jadi punya banyak waktu luang buat dunia hiburan.Di era ini, dunia industri hiburan sangat berjaya,Dari mulai radio,Olahraga, Jazz sampai film Hollywood.

Korporasi Amerika juga makin berkembang dan menjangkau market luar negeri Untuk pertama kalinya.Dollar jadi mata uang terpenting di dunia menggantikan Poundsterling,Yang sebelumnya merupakan mata uang paling berpengaruh di dunia

Bayangin saja,Diakhir era The Roaring Twenties ini,Amerika memproduksi 85% dari seluruh mobil yang ada di dunia Dan 40% hasil industri manufaktur di seluruh dunia.

Tapi, semua perkembangan yang pesat ini harus dibayar sangat mahal Seiring lahirnya satu kebiasaan baru yang sangat mematikan
Yaitu hutang kredit.

Karena saat itu pertumbuhan ekonomi itu sangat pesat,Bank itu  mengasih pinjaman utang kredit ke siapa saja.

Mirip seperti yang kita lihat sekarang,Dengan banyaknya iklan pinjaman online dimana-mana.Masalahnya, tawaran hutang kredit ditahun 1920-an Tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Buat beli barang-barang konsumtif dan gaya hidup mewah,Bukan utang yang dipakai buat mulai bisnis atau usaha baru.

Ternyata,Utang di bank ini tidak cuma dipakai buat beli barang konsumsi saja,Tapi juga dipakai buat beli saham-saham perusahaan
Yang lagi berkembang di Amerika.Yaps, itu harga saham perusahaan-perusahaan di Amerika tersebut lagi naik tajam Seiring dengan kemajuan industri teknologi dan hiburan.

Bayangkan saja,sejak tahun 1922 -1929 Indeks saham gabungan di Amerika itu meroket lebih dari 500%.Tidak heran ditahun 1920-an,Banyak orang yang sampai bela-belain berutang ke bank buat beli saham.

Bahkan bank sebagai lembaga keuangan juga ikut-ikutan beli saham Pakai uang tabungan dari nasabah mereka.

Nah, di balik gemerlap sektor konsumsi dan hiburan Sektor agrikultur yang harusnya jadi fondasi bahan kebutuhan pokok Justru mengalami kemunduran Setelah sebelumnya para petani itu banyak dapatkan Proyek industri saat perang dunia pertama.

Setelah perang selesai Produk-produk pertanian jadi numpuk Dan akhirnya itu terpaksa dijual dengan harga yang sangat murah.Karena harga jual yang murah ini,
Para petani itu susah dapetkan keuntungan.
Padahal disisi lain,Banyak petani yang berutang Buat beli mesin-mesin yang harganya sangat mahal.

Hutang kredit,Dan lesunya industri bahan makanan pokok yaitu ternyata jadi bom waktu Yang akan meledak jadi depresi ekonomi Paling parah Sepanjang Abad 20.

Gimana ceritanya ya,Kemajuan ekonomi, industri dan budaya ini berubah 180° menjadi depresi ekonomi yang sangat parah?

sejarah perkembangan ekonomi di Amerika yang sangat pesat di era tahun 1920an
Bagaimana perkembangan ekonomi,budaya, dan teknologi itu membawa Amerika menjadi negara paling maju di dunia untuk pertama kalinya,sampai pada akhirnya semua kemajuan ekonomi itu akhirnya malah ambruk di tahun 1929 hingga menjadi krisis ekonomi terparah sepanjang Abad 20

yang dinamakan dengan The Great depression.

Nah sekarang kita akan bahas Bagaimana bisa sebuah pertumbuhan industri yang begitu pesat lahirnya banyak budaya baru
dan berkembangnya industri hiburan di Amerika,seperti Hollywood,Jazz,dan tinju
akhirnya kok bisa hancur 180°menjadi depresi ekonomi terparah sepanjang masa
Ternyata sumber masalahnya ada pada sebuah kebiasaan baru yaitu kebiasaan berutang kredit ke bank utang menjadi gaya hidup baru bagi banyak orang di Amerika pada tahun 1920an.

utang bukan untuk modal usaha namun untuk memenuhi standar gaya hidup mewah,bahkan utang malah digunakan untuk berinvestasi di bursa saham Amerika yang selama bertahun-tahun selalu meroket naik
hingga harganya sudah jauh melampaui nilai intrinsik dari bisnis-bisnisnya bayangkan saja sejak tahun 1921 hingga 1929 indeks bursa saham di Amerika naik hingga lebih dari 500% hal itu bukan hanya membuat orang-orang pada berutang untuk beli saham
bahkan bank-bank di Amerika juga sampai menggunakan uang nasabahnya untuk beli saham-saham yang harganya sedang meroket tajam

sampai pada akhirnya harga saham itu sudah terlampau jauh melebihi nilai intrinsik dari perusahaannya baik dari sisi aset, maupun profitnya.Hal ini menimbulkan apa yang disebut dengan "bubble saham"
yaitu kondisi dimana harga saham dihargai terlalu mahal dibandingkan dengan nilai wajar perusahaannya.

sampai akhirnya beberapa investor menyadari hal ini dan mulai menjual saham mereka dalam jumlah yang banyak maka terjadilah penurunan harga saham yang sangat tajam di bursa Amerika pada 24 Oktober 1929 sampai membuat kepanikan yang begitu besar dalam sejarah keuangan.

hari itu dikenal dengan nama The Black Thursday.4-5 hari kemudian, tepatnya Senin dan Selasa 28-29 Oktober 1929 bursa saham Amerika kembali dikejutkan dengan penurunan harga saham yang lebih parah lagi daripada sebelumnya yaitu penurunan hingga -12%.dua hari itu kemudian mendapatkan julukan The Black Monday
dan The Black Tuesday.

kejatuhan bursa saham di New York ini kemudian menjadi awal pertanda kejatuhan ekonomi di Amerika serta menimbulkan efek berantai pada setiap sendi perdagangan dan bisnis di Amerika bahkan sampai ke Eropa hingga satu dekade kedepan

Coba kamu bayangkan orang-orang yang tadinya pinjam uang untuk beli saham di Wallstreet akhirnya jatuh bangkrut karena harga sahamnya ambruk sekaligus terlilit utang yang sangat besar ke bank
Celakanya lagi ada begitu banyak bank yang menggunakan sebagian besar uang nasabahnya juga untuk berinvestasi saham di Wallstreet karena harga saham-saham di Amerika ambruk banyak bank yang juga menderita kerugian parah.

karena likuiditas aset mereka berkurang drastis belum lagi ada begitu banyak para peminjam utang ke bank yang mengalami kredit macet atau gagal bayar utang ke bank

Hal itu membuat banyak bank akhirnya tutup
dan jatuh bangkrut sehingga membuat kepanikan besar di masyarakat bisa dibayangkan ketika banyak institusi keuangan yang runtuh.akibatnya banyak masyarakat yang tidak bisa menarik dana mereka dan hal itu tentu sangat berpengaruh besar terhadap perdagangan baik dalam skala besar,menengah,sampai sekali bisnis yang kecil.akhirnya Amerika mengalami deflasi spiral dan resesi yang luar biasa parah hingga mengakibatkan tingkat pengangguran di Amerika mencapai level tertinggi dalam sejarah yaitu sampai 25%.

bayangkan satu dari empat orang pada usia produktif di Amerika tidak memiliki pekerjaan deflasi spiral yang terjadi di Amerika begitu hebat harga-harga jatuh, pengusaha merugi pengangguran meningkat, dan daya beli masyarakat terus menurun.

bayangkan jika harga barang terus menurun
para pengusaha sudah tidak punya alasan lagi untuk membuka bisnis karena mau buka bisnis apapun juga percuma pasti ujung-ujungnya malah rugi karena harga produk terus tertekan sampai harganya sangat murah.

deflasi Ini akhirnya terjadi terus berlarut-larut
sampai ke level kebutuhan pokok di mana para produsen kebutuhan pokok seperti petani dan peternak mengalami kerugian yang sangat parah sampai mereka itu betul-betul sudah tidak punya alasan lagi untuk bekerja karena harga jual bahan pokok yang sudah terlampau murah.

akhirnya para petani dan peternak ini mengambil sendiri panen mereka dan sisanya dimusnahkan atau dibagi-bagikan seadanya hal ini terpaksa dilakukan karena ongkos panen dan distribusi pengirimannya jauh lebih mahal daripada harga jual hasil panen mereka akibatnya bencana kelaparan melanda daerah-daerah perkotaan karena sumber pasokan makanan terus menipis
sejarah mencatat bahwa great depression ini
adalah bencana ekonomi terbesar sepanjang abad 20 dan bahkan mungkin yang terparah sepanjang sejarah umat manusia.

great depression ini menghantam Amerika
sebagai negara industri terbesar di dunia
sekaligus sebagai negara yang paling parah terkena dampaknya namun depresi ekonomi di Amerika ini juga pada akhirnya merembet ke benua Eropa mengingat betapa besarnya pengaruh industri Amerika yang terhubung dalam perdagangan internasional dengan negara-negara Eropa.

belum lagi ada agenda pelunasan utang terkait hasil akhir dari perang dunia 1 yang saling kait mengkait antara negara-negara di Eropa dimana negara Jerman harus membayar biaya pemulihan perang negara Inggris dan Perancis masalahnya Jerman sangatlah bergantung pada hubungan dagang dengan perusahaan-perusahaan di Amerika.

jadi begitu industri-industri di Amerika kolaps Jerman kehilangan pasokan industrinya akibatnya merembet pada utang negara yang macet di Eropa.kondisi depresi ekonomi berlangsung bertahun-tahun, hingga tahun 1932 Franklin D Roosevelt seorang Gubernur Junior memenangkan pilpres.setelah rakyatnya kecewa dengan Presiden Hover yang dianggap gagal dalam menangani The Great Depression

terutama karena Presiden Hover memberlakukan kebijakan tarif pajak yang justru memperparah krisis ekonomi di tangan Presiden Roosevelt, Amerika mulai membenahi perekonomiannya dengan meluncurkan pembangunan 30.000 proyek pemerintah senilai 3,3 Milyar Dollar
untuk menyerap tenaga kerja sekaligus meredam deflasi.

proyek pemerintah ini mencangkup pembangunan jembatan,jalan tol
sekolah,bandara,rumah sakit,bendungan dan lain-lain.

dalam catatan sejarah proyek dari Roosevelt untuk meredam dampak Great Depression ini diberi nama the New Deal.

Nah berikut adalah beberapa kebijakan penting dari The New Deal:

pertama pemerintah menjamin tabungan semua bank di Amerika,melalui FDIC atau Federal deposit insurance corporation
kebijakan ini sangat penting,karena salah satu akar masalah dari Great Depression adalah lemahnya sistem perbankan di Amerika yang diikuti oleh hilangnya kepercayaan rakyat Amerika terhadap institusi keuangan mereka

Jaminan dari pemerintah ini diharapkan bisa memperbaiki kepercayaan rakyat terhadap bank-bank di Amerika sehingga penyaluran kredit, dan investasi bisa kembali aktif berjalan.kedua, menangguhkan standar emas terhadap pencetakan mata uang dolar
kebijakan ini dilakukan pemerintahan Roosevelt dengan mempertimbangkan kebutuhan dana kas yang amat banyak untuk bisa menjalankan pembangunan infrastruktur maupun jaminan tabungan masyarakat.

sementara standarisasi emas yang selama ini diberlakukan dianggap akan menghambat dari pemulihan ekonomi karena jumlah emas yang terbatas.Nah, akhirnya kebijakan ini ditiru oleh beberapa negara lain.

Ketiga,diciptakan jaminan sosial di tahun 1935 yang pada intinya memberikan dana pensiun kepada seluruh warga negara Amerika Serikat jaminan sosial ini diberlakukan sebagai stimulus ekonomi
kepada masyarakat yang sudah tidak produktif lagi agar mereka bisa tetap meningkatkan konsumsi dan ikut serta dalam memutar kembali roda perekonomian

Empat, melakukan reformasi undang-undang tenaga kerja yang dinamakan dengan Wagner Act pada tahun 1935 yang mana salah satu isinya adalah memberikan jaminan hak bagi para buruh untuk bisa berserikat.

reformasi ini kemudian disusul dengan peraturan peraturan dan undang-undang lain yang berhubungan dengan jaminan keselamatan dan kesejahteraan kaum pekerja seperti misalnya jaminan upah minimum,peraturan keselamatan kerja, dan lain-lain.

Nah akhirnya semua program ini memang cukup terasa bisa mulai memperbaiki ekonomi secara perlahan.namun sebetulnya ada masalah baru yang timbul di mana semua program ini harus dibayar dengan sangat mahal oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengalami defisit anggaran yang amat besar hingga minus 4,7 persen dari GDP nya selama 1933-1936

pada akhirnya rosevelt khawatir kalau defisit anggaran ini bisa berbahaya bagi perekonomian Amerika.sehingga walaupun ekonomi Amerika belum sepenuhnya keluar dari masa krisis,pada tahun 1936 Roosevelt mulai menyimbangkan anggarannya dengan menekan pengeluaran pemerintah

Artinya ada pemangkasan anggaran terhadap proyek-proyek yang selama ini dibangun untuk membangkitkan ekonomi selama Great Depression.namun sayangnya penyesuaian anggaran ini rupanya terlalu cepat dilakukan.akibatnya di tahun 1937 ternyata Resesi ekonomi kembali terjadi di Amerika.

rupa-rupanya kebijakan pembangunan proyek infrastruktur yang selama 3-4 tahun ini ternyata belum cukup untuk bisa mengeluarkan Amerika sepenuhnya dari krisis ekonomi.

Lalu bagaimana akhirnya Amerika bisa bangkit dari krisis ekonomi yang sangat parah ini?

Bagaimana pula Amerika bisa menghadapi Perang Dunia kedua yang dimulai pada tahun 1939 dengan kondisi sedang Resesi ekonomi?

Tahun 1920 Amerika mengalami era Roaring Twenties Yang mempercepat perkembangan ekonomi,Industri manufaktur,Dan industri hiburan.Berakhirnya Perang Dunia Pertama

Menyebabkan runtuhnya Kekaisaran Jerman

Dan membuat penguasa terakhir Jerman

Kehilangan kekuasaannya.

Tentunya Jerman,Membuka jalan bagi munculnya Republik WeimarDengan sistem demokrasi dan berbagai pembatasan dalam perang dunia 1.Pada masa awal berdirinya,Republik Weimar menghadapi banyak tantangan Seperti rakyat yang frustrasi baik secara mental maupun finansial.

Karena Jerman menjadi pihak yang kalah dalam perang dunia 1,Belum lagi, Jerman dituntut bertanggung jawab Atas biaya pemulihan pasca perang dunia 1 Kondisi krisis ekonomi dan sosial ini Membuat partai radikal banyak mendapatkan simpati rakyat.

Salah satunya adalah partai pekerja Jerman

Yang dipimpin oleh Anton Drexler Partai ini mendapatkan banyak perhatian dari berbagai pihak.

Termasuk seorang kopral Austria bernama Adolf Yang di kemudian hari Mengambil alih partai dan menjadi pemimpin tertinggi dari partai itu Di bawah kepemimpinannya,Partai berhasil mendapatkan simpatik rakyat Jerman konservatif.

Berkat kampanye rasial yang mengkambing hitamkan ras tertentu Serta paham ideologi komunis Atas semua penderitaan dan kekalahan Jerman dalam Perang Dunia 1

Sekalipun seakan terbang meroket,Gerakan radikal ini mengalami kegagalan dalam upaya kudeta tahun 1923 Yang menyebabkan para pemimpinnya dipenjara.

Sementara itu,Kondisi ekonomi Weimar mulai mengalami peningkatan berkat bantuan ekonomi Dari Dawes Plan.Bantuan ini meliputi berbagai aspek Salah satunya memberikan hutang kepada Jerman dengan jaminan aset,Perusahaan, serta BUMN Jerman Yang artinya,Beban ekonomi akibat Perang Dunia Pertama Dipindahkan dari rakyat Jerman kepada negara Jerman.

Kemudian pinjaman ini berhasil menolong pemulihan ekonomi.Salah satu Buktinya adalah industri baja Jerman Yang mampu mendominasi Eropa pada tahun 1926

Dan menyebabkan Golden Age of Weimar.

Sayangnya Golden Age ini tidak berlangsung lama,Pada tahun 1929 Bursa saham Wall Street di New York mengalami keruntuhan.

Hal ini menyebabkan krisis ekonomi Amerika Serikat selama satu dekade Dan dikenal sebagai The Great depression.

Krisis ekonomi di Amerika Serikat Menyebabkan lesunya perekonomian Global termasuk Republik Weimar Yang kondisi ekonominya masih sangat dipengaruhi oleh Dawes plan.

Celakanya,Inggris Perancis dan Amerika Serikat yang mengalami gejolak ekonomi Justru malah menagih hutangnya.Akibatnya,Tidak sedikit perusahaan Jerman yang mengalami kebangkrutan Dan menyebabkan meningkatnya angka pengangguran.

Dipecat dan tidak memiliki uang Menyebabkan rakyat Jerman Kembali teringat luka lama dalam kekalahan Perang Dunia 1 Krisis ini,Dengan segera dimanfaatkan semaksimal mungkin Oleh partai-partai beraliran fasisme termasuk Adolf Pada pemilu 1928.

Partai pekerja hanya mampu meraih 12 dari 491 Kursi di DPR Namun di pemilu selanjutnya Suara partai fasis Jerman terus mengalami kenaikan.Mereka mampu meraih 107 dari 577 kursi Pada pemilu berikutnya

Suaranya pun mengalami peningkatan yang sangat tajam Dengan mendapatkan 230 dari 584 kursi di DPR.

Hingga akhirnya,Adolf yang saat itu menjabat sebagai pemimpin partai fasis Diangkat menjadi pemimpin Jerman Dan berhak membentuk kabinet nya 

kepemimpinan Adolf,Memiliki banyak kebijakan yang mirip dengan kebijakan Roosevelt.Misalnya seperti pembangunan proyek-proyek infrastruktur berskala besar

Jadi Apakah bedanya ?

Bedanya ia banyak membangun kekuatan militer Sekalipun sebenarnya Membangun industri Militer adalah pelanggaran dari perjanjian Versailes Yang telah disepakati pasca perang dunia pertama.

melihat penyelewengan itu,Sudah sewajarnya jika Inggris dan Perancis melakukan protes terhadap Jerman Namun ia mengetahui kedua negara tersebut tidak memiliki kemauan dan kekuatan.Baik secara militer maupun politik untuk menghukum Jerman atas pelanggarannya.

Inggris misalnya,Beberapa wilayahnya sempat mencatatkan angka pengangguran

Sebesar 13,5 persen.Hal ini disebabkan karena tidak sedikit perusahaan manufaktur yang mengalami kebangkrutan Sejak tahun 1931.

Perancis mengalami depresi ekonomi dan gejolak sosial,Berupa kerusuhan besar pada 6 Feb 1934 Kerusuhan ini terbawa hingga ke parlemen.Dimana banyak partai pemerintahan Perancis Justru sibuk bertengkar Dan mengabaikan ancaman yang jauh lebih besar.Jerman memanfaatkan situasi ini dengan membangun kembali militernya Dan merebut daerah-daerah di sekitarnya.Seperti wilayah Sudatenland yang berakhir dengan dikuasainya Ceko.Keberhasilan tersebut Membuat Jerman semakin besar kepala Dan bersiap untuk menyerang Danzig Polandia.

Karena berfikir,Sekutu sudah tidak peduli dengan manuvernya lagi Lalu untuk menjamin keberhasilannya Jerman berusaha bernegosiasi dengan Soviet Yang akhirnya mencapai keberhasilan diplomatik Dengan munculnya perjanjian Molotov-Ribbentrop

Namun ternyata,Prediksi Jerman sangatlah keliru.Sekutu sudah berada dipuncak kesabarannya Dan mendeklarasikan perang setelah Jerman menginvasi Polandia.

Berdasarkan kisah ini,Kita bisa melihat bagaimana krisis sosial ekonomi the Great Depression Menjadi salah satu faktor yang menyebabkan efek berantai Termasuk perang dunia ke-2.


Share this:



Comments

Popular Posts

Kumpulan Kata-Kata Selamat Ulang Tahun Bahasa Batak dan Artinya

Contoh Mandok Hata Di Acara Mangapuli Dalam Budaya Suku Batak

Kata Kata Ucapan Berduka Cita Dalam Bahasa Batak Toba Dan Artinya

Ucapan Selamat Atas Pernikahan Bahasa Batak Dan Artinya

Contoh Mandok Hata Di Esek-Esek Pesta Lahiran Pada Suku Batak