Benarkah Hari Kiamat atau Akhir Zaman Semakin Dekat?

Akhir zaman(Hari Kiamat) adalah periode waktu yang dijelaskan dalam eskatologi dari agama-agama dunia yang dominan, baik Abrahamik maupun non-Abrahamik. Agama-agama Abrahamik mempertahankan kosmologi linear, dengan skenario akhir zaman yang mengandung tema transformasi dan penebusan.sumber Wikipedia

Akhir zaman(Hari Kiamat) adalah periode waktu yang dijelaskan dalam eskatologi dari agama-agama dunia yang dominan, baik Abrahamik maupun non-Abrahamik. Agama-agama Abrahamik mempertahankan kosmologi linear, dengan skenario akhir zaman yang mengandung tema transformasi dan penebusan.sumber Wikipedia  Akhir zaman(Hari Kiamat) adalah periode waktu yang dijelaskan dalam eskatologi dari agama-agama dunia yang dominan, baik Abrahamik maupun non-Abrahamik. Agama-agama Abrahamik mempertahankan kosmologi linear, dengan skenario akhir zaman yang mengandung tema transformasi dan penebusan.sumber Wikipedia   Ilustrasi Hari Kiamat atau Akhir Zaman    Selama beribu-ribu Tahun lamanya manusia hidup di Dunia.zaman berlalu dan mengalami perubahan mengikuti perkembangan hidup,banyak yang meyakini bahwa sekarang ini manusia sedang berada di akhir zaman.Banyaknya bencana dan fenomena di luar Nalar,membuat hal tersebut di percayai. Menurut tradisi agama samawi dimana ada kepercayaan akan Akhir Zaman atau biasa di sebut kiamat.Tanda-tanda berakhirnya Dunia pun di jabarkan dalam Kitab Suci.  Orang-orang yang mengimani kitab suci mulai mengaitkan Fenomena alam seakan Dunia ini akan berakhir,lantas? Benarkah Kiamat atau Akhir zaman Semakin dekat?berikut ulasan Akhir zaman semakin dekat versi Blog Detik Batak.  Pada Januari 2018 di ketahui Arab Saudi kembali mengalami fenomena Salju.kejadian ini terjadi tepatnya di gunung Elaus yang berada di kota Hati,fakta unik ini di awali dengan turunnya hujan yang kemudian di sertai salju,ini terjadi bukan hanya sekali tetapi sudah beberapa kali.  Fenomena ini mengingatkan kita akan hadist kitab suci Agama Muslim yang mengatakan "pada hari akhir tidak akan datang sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan di penuhi dengan sungai-sungai,lalu apakah benar bahwa ini pertanda akhir zaman??Itu tidak ada yang tau!!  Tapi menurut para ilmuan fenomena Unik  ini terjadi karena dampak pemanasan Global.dengan begitu temperatur udara menjadi naik,penguapan air laut bertambah sehingga kelembapan pun naik.karena Arab Saudi memang dingin di malam hari,bahkan gurun saat malam hari suhunya mencapai -9 derajat Celcius.ketika kelembapan naik maka uapuap  air yang di kandung nilai udara akan cepat di ubah menjadi es dan akan turun sebagai salju.  Pada bulan Desember 2018 Gelombang panas ekstrim menerjang Australia.bahkan menurut perkiraan cuaca suhu panas di sebagian negeri kanguru ini,nyaris menyentuh 50 derajat Celcius.gelombang panas ini memang mengerikan,saking panasnya orang-orang dapat memasak daging dan telur hanya dengan panas matahari.dalam waktu kurang lebih dari satu jam daging dapat terpanggang dengan sempurna,tidak hanya itu saking panasnya jalanan di Australia di penuhi dengan lelehan ban kendaraan yang lalu-lalang.akibat gelombang panas yang ekstrim ini,tidak sedikit orang yang mengaitkanya dengan tanda-tanda Akhir Zaman.yang di gambarkan terjadi perubahan iklim sehingga suhu semakin panas dan kekeringan terjadi di mana-mana.  Faktanya Australia memang beberapa kali mengalami panas dan kekeringan yang ekstrim,pemicu utama munculnya gelombang panas ini adalah pemanasan global yang tentunya ada campur tangan manusia.selama masih bergantung dengan bahan bakar fosil dan tingginya emisi gas Rumah kaca panas ekstrim akan terus menghantui peradaban manusia.  Seperti kita ketahui bencana alam,Gempa bumi belakangan ini terus terjadi tingginya aktifitas gempa bumi di sebabkan gempa kuat yang di ikuti rangkaian Gempa Susulan,bencana alam yang melulu terjadi juga di kait-kaitkan sebagai Tanda Akhir Zaman hal ini di percaya karena memang telah di katakan dalam kitab suci " akan tiba hari kiamat hingga terjadi gempa bumi" lantas benarkah ini tanda-tanda Akhir Zaman?? Atau memang ulah manusia yang merugikan Bumi??  Pemanfaatan alam secara berlebih,lahan-lahan asri kini telah berganti bangunan serta gedung-gedung pencakar langit,penghijauan dunia yang semakin menipis membuat bumi ini semakin terkikis.manusia bertindak seakan -akan penguasa tunggal di Dunia ini,kesinambungan antar mahluk hidup pun perlahan tergerus dan bukan tidak mungkin bumi ini akan semakin merana jika manusia melakukan hal-hal seperti ini.  Selain itu Sampah palstik yang bertebaran di lokasi air laut yang juga termasuk ulah manusia itu sendiri dimana hal ini juga mengakibatkan ekosistem laut semakin terganggu serta ada juga beberapa binatang dan hewan laut yang mengalami kepunahan dari ekosistemnya.kasus binatang hutan akhir-akhir ini marak terjadi seperti yang terjadi di Sumatera tiba-tiba saja seekor harimau keluar hutan dan memasuki pemukiman warga yang menimbulkan kepanikan.tidak hanya di Indonesia,kejadian yang sama juga terjadi di India bahkan menyebabkan korban jiwa.pada akhirnya hewan buas tersebut di tembak dengan obat bius agar mudah di evakuasi keluar pemukiman.konon keberadaan Harimau di pemukiman warga di karenakan suhu udara yang sangat panas.  Karena kekeringan yang terjadi,sehingga Harimau ini keluar hutan untuk mencari makan dan sumber air .kekeringan yang terjadipun akibat oposisi lahan hijau yang dijadikan menjadi pemukiman manusia.  Hilangnya ekosistem kehidupan binatang buas,membawa petaka khususnya bagi manusia secara tragis menjadi pelaku utama perusakan lingkungan.  Perubahan iklim yang semakin cepat dan ekstrim tidak hanya terjadi di Indonesia,tapi juga di seluruh dunia seperti di Boston Amerika Serikat hujan badai di sertai salju sempat membuat kekacauan di kota ini,perusakan fasilitas dan kecelakaan tak terhindarkan.Salju juga turun di bagian Florida yang selama ini di kenal memiliki cuaca panas.  Bumi sudah Tua dan tidak lama lagi,kehidupan akan berakhir itulah sebagian orang menyimpulkan makna fenomena iklim belakangan ini.  Faktanya semua Hal ini akibat dari pemanasan Global yang justru di sebabkan oleh manusia itu sendiri.itulah ulasa mengenai  Hari Kiamat atau Akhir Zaman Semakin Dekat versi Blog Detik Batak.  "Tidak seorang pun yang mengetahui kapan datangnya hari akhir namun,tidak ada salahnya kita sebagai mahluk hidup penghuni bumi ini saling menjaga satu sama lain sehingga tidak membahayakan dampak yang mengerikan   Meski Manusi mahluk terpintar dan tercerdas di bumi ini ,manusia tidak memiliki kemapuan fisik mumpuni di dalam mengetahui kapan datangnya akhir zaman atau hari kiamat. Ilustrasi Hari Kiamat atau Akhir Zaman    Selama beribu-ribu Tahun lamanya manusia hidup di Dunia.zaman berlalu dan mengalami perubahan mengikuti perkembangan hidup,banyak yang meyakini bahwa sekarang ini manusia sedang berada di akhir zaman.Banyaknya bencana dan fenomena di luar Nalar,membuat hal tersebut di percayai. Menurut tradisi agama samawi dimana ada kepercayaan akan Akhir Zaman atau biasa di sebut kiamat.Tanda-tanda berakhirnya Dunia pun di jabarkan dalam Kitab Suci.  Orang-orang yang mengimani kitab suci mulai mengaitkan Fenomena alam seakan Dunia ini akan berakhir,lantas? Benarkah Kiamat atau Akhir zaman Semakin dekat?berikut ulasan Akhir zaman semakin dekat versi Blog Detik Batak.  Pada Januari 2018 di ketahui Arab Saudi kembali mengalami fenomena Salju.kejadian ini terjadi tepatnya di gunung Elaus yang berada di kota Hati,fakta unik ini di awali dengan turunnya hujan yang kemudian di sertai salju,ini terjadi bukan hanya sekali tetapi sudah beberapa kali.  Fenomena ini mengingatkan kita akan hadist kitab suci Agama Muslim yang mengatakan "pada hari akhir tidak akan datang sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan di penuhi dengan sungai-sungai,lalu apakah benar bahwa ini pertanda akhir zaman??Itu tidak ada yang tau!!  Tapi menurut para ilmuan fenomena Unik  ini terjadi karena dampak pemanasan Global.dengan begitu temperatur udara menjadi naik,penguapan air laut bertambah sehingga kelembapan pun naik.karena Arab Saudi memang dingin di malam hari,bahkan gurun saat malam hari suhunya mencapai -9 derajat Celcius.ketika kelembapan naik maka uapuap  air yang di kandung nilai udara akan cepat di ubah menjadi es dan akan turun sebagai salju.  Pada bulan Desember 2018 Gelombang panas ekstrim menerjang Australia.bahkan menurut perkiraan cuaca suhu panas di sebagian negeri kanguru ini,nyaris menyentuh 50 derajat Celcius.gelombang panas ini memang mengerikan,saking panasnya orang-orang dapat memasak daging dan telur hanya dengan panas matahari.dalam waktu kurang lebih dari satu jam daging dapat terpanggang dengan sempurna,tidak hanya itu saking panasnya jalanan di Australia di penuhi dengan lelehan ban kendaraan yang lalu-lalang.akibat gelombang panas yang ekstrim ini,tidak sedikit orang yang mengaitkanya dengan tanda-tanda Akhir Zaman.yang di gambarkan terjadi perubahan iklim sehingga suhu semakin panas dan kekeringan terjadi di mana-mana.  Faktanya Australia memang beberapa kali mengalami panas dan kekeringan yang ekstrim,pemicu utama munculnya gelombang panas ini adalah pemanasan global yang tentunya ada campur tangan manusia.selama masih bergantung dengan bahan bakar fosil dan tingginya emisi gas Rumah kaca panas ekstrim akan terus menghantui peradaban manusia.  Seperti kita ketahui bencana alam,Gempa bumi belakangan ini terus terjadi tingginya aktifitas gempa bumi di sebabkan gempa kuat yang di ikuti rangkaian Gempa Susulan,bencana alam yang melulu terjadi juga di kait-kaitkan sebagai Tanda Akhir Zaman hal ini di percaya karena memang telah di katakan dalam kitab suci " akan tiba hari kiamat hingga terjadi gempa bumi" lantas benarkah ini tanda-tanda Akhir Zaman?? Atau memang ulah manusia yang merugikan Bumi??  Pemanfaatan alam secara berlebih,lahan-lahan asri kini telah berganti bangunan serta gedung-gedung pencakar langit,penghijauan dunia yang semakin menipis membuat bumi ini semakin terkikis.manusia bertindak seakan -akan penguasa tunggal di Dunia ini,kesinambungan antar mahluk hidup pun perlahan tergerus dan bukan tidak mungkin bumi ini akan semakin merana jika manusia melakukan hal-hal seperti ini.  Selain itu Sampah palstik yang bertebaran di lokasi air laut yang juga termasuk ulah manusia itu sendiri dimana hal ini juga mengakibatkan ekosistem laut semakin terganggu serta ada juga beberapa binatang dan hewan laut yang mengalami kepunahan dari ekosistemnya.kasus binatang hutan akhir-akhir ini marak terjadi seperti yang terjadi di Sumatera tiba-tiba saja seekor harimau keluar hutan dan memasuki pemukiman warga yang menimbulkan kepanikan.tidak hanya di Indonesia,kejadian yang sama juga terjadi di India bahkan menyebabkan korban jiwa.pada akhirnya hewan buas tersebut di tembak dengan obat bius agar mudah di evakuasi keluar pemukiman.konon keberadaan Harimau di pemukiman warga di karenakan suhu udara yang sangat panas.  Karena kekeringan yang terjadi,sehingga Harimau ini keluar hutan untuk mencari makan dan sumber air .kekeringan yang terjadipun akibat oposisi lahan hijau yang dijadikan menjadi pemukiman manusia.  Hilangnya ekosistem kehidupan binatang buas,membawa petaka khususnya bagi manusia secara tragis menjadi pelaku utama perusakan lingkungan.  Perubahan iklim yang semakin cepat dan ekstrim tidak hanya terjadi di Indonesia,tapi juga di seluruh dunia seperti di Boston Amerika Serikat hujan badai di sertai salju sempat membuat kekacauan di kota ini,perusakan fasilitas dan kecelakaan tak terhindarkan.Salju juga turun di bagian Florida yang selama ini di kenal memiliki cuaca panas.  Bumi sudah Tua dan tidak lama lagi,kehidupan akan berakhir itulah sebagian orang menyimpulkan makna fenomena iklim belakangan ini.  Faktanya semua Hal ini akibat dari pemanasan Global yang justru di sebabkan oleh manusia itu sendiri.itulah ulasan mengenai  Hari Kiamat atau Akhir Zaman Semakin Dekat versi Blog Detik Batak.  "Tidak seorang pun yang mengetahui kapan datangnya hari akhir namun,tidak ada salahnya kita sebagai mahluk hidup penghuni bumi ini saling menjaga satu sama lain sehingga tidak membahayakan dampak yang mengerikan   Meski Manusi mahluk terpintar dan tercerdas di bumi ini ,manusia tidak memiliki kemapuan fisik mumpuni di dalam mengetahui kapan datangnya akhir zaman atau hari kiamat.
Ilustrasi Hari Kiamat atau Akhir Zaman 


Selama beribu-ribu Tahun lamanya manusia hidup di Dunia.zaman berlalu dan mengalami perubahan mengikuti perkembangan hidup,banyak yang meyakini bahwa sekarang ini manusia sedang berada di akhir zaman.Banyaknya bencana dan fenomena di luar Nalar,membuat hal tersebut di percayai.
Menurut tradisi agama samawi dimana ada kepercayaan akan Akhir Zaman atau biasa di sebut kiamat.Tanda-tanda berakhirnya Dunia pun di jabarkan dalam Kitab Suci.

Orang-orang yang mengimani kitab suci mulai mengaitkan Fenomena alam seakan Dunia ini akan berakhir,lantas? Benarkah Kiamat atau Akhir zaman Semakin dekat?berikut ulasan Akhir zaman semakin dekat versi Blog Detik Batak.

Pada Januari 2018 di ketahui Arab Saudi kembali mengalami fenomena Salju.kejadian ini terjadi tepatnya di gunung Elaus yang berada di kota Hati,fakta unik ini di awali dengan turunnya hujan yang kemudian di sertai salju,ini terjadi bukan hanya sekali tetapi sudah beberapa kali.

Fenomena ini mengingatkan kita akan hadist kitab suci Agama Muslim yang mengatakan "pada hari akhir tidak akan datang sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan di penuhi dengan sungai-sungai,lalu apakah benar bahwa ini pertanda akhir zaman??Itu tidak ada yang tau!!

Tapi menurut para ilmuan fenomena Unik  ini terjadi karena dampak pemanasan Global.dengan begitu temperatur udara menjadi naik,penguapan air laut bertambah sehingga kelembapan pun naik.karena Arab Saudi memang dingin di malam hari,bahkan gurun saat malam hari suhunya mencapai -9 derajat Celcius.ketika kelembapan naik maka uapuap  air yang di kandung nilai udara akan cepat di ubah menjadi es dan akan turun sebagai salju.

Pada bulan Desember 2018 Gelombang panas ekstrim menerjang Australia.bahkan menurut perkiraan cuaca suhu panas di sebagian negeri kanguru ini,nyaris menyentuh 50 derajat Celcius.gelombang panas ini memang mengerikan,saking panasnya orang-orang dapat memasak daging dan telur hanya dengan panas matahari.dalam waktu kurang lebih dari satu jam daging dapat terpanggang dengan sempurna,tidak hanya itu saking panasnya jalanan di Australia di penuhi dengan lelehan ban kendaraan yang lalu-lalang.akibat gelombang panas yang ekstrim ini,tidak sedikit orang yang mengaitkanya dengan tanda-tanda Akhir Zaman.yang di gambarkan terjadi perubahan iklim sehingga suhu semakin panas dan kekeringan terjadi di mana-mana.

Faktanya Australia memang beberapa kali mengalami panas dan kekeringan yang ekstrim,pemicu utama munculnya gelombang panas ini adalah pemanasan global yang tentunya ada campur tangan manusia.selama masih bergantung dengan bahan bakar fosil dan tingginya emisi gas Rumah kaca panas ekstrim akan terus menghantui peradaban manusia.

Seperti kita ketahui bencana alam,Gempa bumi belakangan ini terus terjadi tingginya aktifitas gempa bumi di sebabkan gempa kuat yang di ikuti rangkaian Gempa Susulan,bencana alam yang melulu terjadi juga di kait-kaitkan sebagai Tanda Akhir Zaman hal ini di percaya karena memang telah di katakan dalam kitab suci " akan tiba hari kiamat hingga terjadi gempa bumi" lantas benarkah ini tanda-tanda Akhir Zaman?? Atau memang ulah manusia yang merugikan Bumi??

Pemanfaatan alam secara berlebih,lahan-lahan asri kini telah berganti bangunan serta gedung-gedung pencakar langit,penghijauan dunia yang semakin menipis membuat bumi ini semakin terkikis.manusia bertindak seakan -akan penguasa tunggal di Dunia ini,kesinambungan antar mahluk hidup pun perlahan tergerus dan bukan tidak mungkin bumi ini akan semakin merana jika manusia melakukan hal-hal seperti ini.

Selain itu Sampah palstik yang bertebaran di lokasi air laut yang juga termasuk ulah manusia itu sendiri dimana hal ini juga mengakibatkan ekosistem laut semakin terganggu serta ada juga beberapa binatang dan hewan laut yang mengalami kepunahan dari ekosistemnya.kasus binatang hutan akhir-akhir ini marak terjadi seperti yang terjadi di Sumatera tiba-tiba saja seekor harimau keluar hutan dan memasuki pemukiman warga yang menimbulkan kepanikan.tidak hanya di Indonesia,kejadian yang sama juga terjadi di India bahkan menyebabkan korban jiwa.pada akhirnya hewan buas tersebut di tembak dengan obat bius agar mudah di evakuasi keluar pemukiman.konon keberadaan Harimau di pemukiman warga di karenakan suhu udara yang sangat panas.

Karena kekeringan yang terjadi,sehingga Harimau ini keluar hutan untuk mencari makan dan sumber air .kekeringan yang terjadipun akibat oposisi lahan hijau yang dijadikan menjadi pemukiman manusia.

Hilangnya ekosistem kehidupan binatang buas,membawa petaka khususnya bagi manusia secara tragis menjadi pelaku utama perusakan lingkungan.

Perubahan iklim yang semakin cepat dan ekstrim tidak hanya terjadi di Indonesia,tapi juga di seluruh dunia seperti di Boston Amerika Serikat hujan badai di sertai salju sempat membuat kekacauan di kota ini,perusakan fasilitas dan kecelakaan tak terhindarkan.Salju juga turun di bagian Florida yang selama ini di kenal memiliki cuaca panas.

Bumi sudah Tua dan tidak lama lagi,kehidupan akan berakhir itulah sebagian orang menyimpulkan makna fenomena iklim belakangan ini.

Faktanya semua Hal ini akibat dari pemanasan Global yang justru di sebabkan oleh manusia itu sendiri.itulah ulasan mengenai  Hari Kiamat atau Akhir Zaman Semakin Dekat versi Blog Detik Batak.

"Tidak seorang pun yang mengetahui kapan datangnya hari akhir namun,tidak ada salahnya kita sebagai mahluk hidup penghuni bumi ini saling menjaga satu sama lain sehingga tidak membahayakan dampak yang mengerikan 

Meski Manusi mahluk terpintar dan tercerdas di bumi ini ,manusia tidak memiliki kemapuan fisik mumpuni di dalam mengetahui kapan datangnya akhir zaman atau hari kiamat.

Share this:



Comments

Popular Posts

Kumpulan Kata-Kata Selamat Ulang Tahun Bahasa Batak dan Artinya

Contoh Mandok Hata Di Acara Mangapuli Dalam Budaya Suku Batak

Kata Kata Ucapan Berduka Cita Dalam Bahasa Batak Toba Dan Artinya

Ucapan Selamat Atas Pernikahan Bahasa Batak Dan Artinya

Contoh Mandok Hata Di Esek-Esek Pesta Lahiran Pada Suku Batak