Cara Menghadapi situasi Genting Atau Krisis Di Tempat Kerja

AvatarOleh:
Topik Referensi.Seberapapun ahlinya atau berpengalamanya Anda dalam melakukan pekerjaan yang kini Anda tekuni,pasti akan ada saat dimana Anda di hadapkan pada situasi genting atau krisis ditempat kerja.Nah,berikut ini adalah beberapa cara yang mungkin Anda alami beserta bagaimana cara mengatasinya.

Topik Referensi.Seberapapun ahlinya atau berpengalamanya Anda dalam melakukan pekerjaan yang kini Anda tekuni,pasti akan ada saat dimana Anda di hadapkan pada situasi genting atau krisis ditempat kerja.Nah,berikut ini adalah beberapa cara yang mungkin Anda alami beserta bagaimana cara mengatasinya.     ilustrasi  Cara Menghadapi situasi Genting Atau Krisis Di Tempat Kerja 1.Dituduh Melakukan Kesalahan Yang Tidak Anda Lakukan Penuduhan seperti ini memang menyebalkan.Meski demikian,hindari bersikap reaktif dengan segera menyerang balik tanpa mendengar duduk perkaranya.Ketika di hadapakan pada situasi krisis dimana nama baik anda di pertaruhkan seperti ini,Ada baiknya anda mendengarkan dahulu amarah yang di sampaikan atasan atau rekan kerja.Setelah ia selesai,dan dapat mendengar dengan baik,jelaskan kronologi yang sebenarnya. 2.Permintaan Klien Tidak Masuk Akal Sebagai salahsatu kunci suksesnya perusahaan ,keberadaan dan kenyamanan klien memang harus dipelihara.Karena itu wajar apabila ada"Raja"yang kemudian sedikitembuat kita kalang kabut dengan permintaan anehnya.Seperti makan buah simalakama,memenuhi permintaan yang tidak mungkin,tidak memenuhi juga mungkin membuatnya pindah hati.Apa yang harus di lakukan?Sederhana,untuk segala sesuatu kadang memang di perlukan pengecualian.Jangan terlalu kaku menghadapinya.Diskusikan permintaan nyeleneh klien itu dengan manager atau atasan Anda,sehingga di temukan jalan keluar terbaik,atau jika memang posisi anda sudah senior dan termasuk decision marker,anda juga bisa mengajak klien untuk bernegosiasi sendiri. 3.Deadline Terlalu Sempit Bukan karena Anda yang tidak bisa mengolah waktu,deadline yang terlalu sempit tidak jarang terjadi karena beban tanggung jawab pekerjaan yang terlalu banyak.Nah,jika memang situasi yang seperti ini yang sedang menimpa Anda sekarang,maka Anda harus berani mengungkapkan pada atasan Anda untuk membagi tugas-tugas Anda dengan rekan kerja Anda. baca juga:6 Cara Cerdas Mangatur keuangan Saat Krisis 4.Melakukan Kesalahan Yang Cukup Massive Rasanya tidak ada yang cukup genting dari pada melakukan kesalahan yang dampaknya cukup massive dan mempengaruhi banyak orang.Nama baik Anda terancam,dan bahkan posisi atau pekerjaan Anda pun juga bisa di copot.Meski demikian,tidak ada langkah paling bijak lain dalam situasi seperti ini selain segera mengakuinya dan berusaha melakukan perbaikan yang dapat Anda lakukan.Menutupinya atau menyalahkan orang lain justru akan membuat keadaan makin runyam.baca juga: 6 Cara Menyiapkan Oasis Keuangan Guna Hadapi Krisis 5.Klien Marah-Marah Tanyalah semua orang,menghadapi klien yang marah-marah memang menjengkelkan dan merupakan salah satu situasi horor yang dapat kita alamidi tempat kerja.Kitanya kena semprot,dan sudah begitu,semua mata di kantor tertuju pada kita rasanya tentu malu.Meski demikian,dalam situasi tersebut,rasanya langkah terbaik adalah tetap tenang.Tanggapi kemarahan klien dengan mendengarkanya sambil berusaha menenangkanya.Hadapi saja dengan sabar dan dingin(tapi jangan lantas ngeloyor meninggalkanya).Amarahnya pasti reda cepat atau lambat.Kalaupun amrahnya makin menjadi-jadi pasti akan ada rekan kerja atau atasan yang akan menghampiri untuk membantu menghadapinya.
ilustrasi


Cara Menghadapi situasi Genting Atau Krisis Di Tempat Kerja

1.Dituduh Melakukan Kesalahan Yang Tidak Anda Lakukan

Penuduhan seperti ini memang menyebalkan.Meski demikian,hindari bersikap reaktif dengan segera menyerang balik tanpa mendengar duduk perkaranya.Ketika di hadapakan pada situasi krisis dimana nama baik anda di pertaruhkan seperti ini,Ada baiknya anda mendengarkan dahulu amarah yang di sampaikan atasan atau rekan kerja.Setelah ia selesai,dan dapat mendengar dengan baik,jelaskan kronologi yang sebenarnya.

2.Permintaan Klien Tidak Masuk Akal

Sebagai salahsatu kunci suksesnya perusahaan ,keberadaan dan kenyamanan klien memang harus dipelihara.Karena itu wajar apabila ada"Raja"yang kemudian sedikitembuat kita kalang kabut dengan permintaan anehnya.Seperti makan buah simalakama,memenuhi permintaan yang tidak mungkin,tidak memenuhi juga mungkin membuatnya pindah hati.Apa yang harus di lakukan?Sederhana,untuk segala sesuatu kadang memang di perlukan pengecualian.Jangan terlalu kaku menghadapinya.Diskusikan permintaan nyeleneh klien itu dengan manager atau atasan Anda,sehingga di temukan jalan keluar terbaik,atau jika memang posisi anda sudah senior dan termasuk decision marker,anda juga bisa mengajak klien untuk bernegosiasi sendiri.

3.Deadline Terlalu Sempit

Bukan karena Anda yang tidak bisa mengolah waktu,deadline yang terlalu sempit tidak jarang terjadi karena beban tanggung jawab pekerjaan yang terlalu banyak.Nah,jika memang situasi yang seperti ini yang sedang menimpa Anda sekarang,maka Anda harus berani mengungkapkan pada atasan Anda untuk membagi tugas-tugas Anda dengan rekan kerja Anda.

4.Melakukan Kesalahan Yang Cukup Massive

Rasanya tidak ada yang cukup genting dari pada melakukan kesalahan yang dampaknya cukup massive dan mempengaruhi banyak orang.Nama baik Anda terancam,dan bahkan posisi atau pekerjaan Anda pun juga bisa di copot.Meski demikian,tidak ada langkah paling bijak lain dalam situasi seperti ini selain segera mengakuinya dan berusaha melakukan perbaikan yang dapat Anda lakukan.Menutupinya atau menyalahkan orang lain justru akan membuat keadaan makin runyam.baca juga: 6 Cara Menyiapkan Oasis Keuangan Guna Hadapi Krisis

5.Klien Marah-Marah

Tanyalah semua orang,menghadapi klien yang marah-marah memang menjengkelkan dan merupakan salah satu situasi horor yang dapat kita alamidi tempat kerja.Kitanya kena semprot,dan sudah begitu,semua mata di kantor tertuju pada kita rasanya tentu malu.Meski demikian,dalam situasi tersebut,rasanya langkah terbaik adalah tetap tenang.Tanggapi kemarahan klien dengan mendengarkanya sambil berusaha menenangkanya.Hadapi saja dengan sabar dan dingin(tapi jangan lantas ngeloyor meninggalkanya).Amarahnya pasti reda cepat atau lambat.Kalaupun amrahnya makin menjadi-jadi pasti akan ada rekan kerja atau atasan yang akan menghampiri untuk membantu menghadapinya.
Cara Menghadapi situasi Genting Atau Krisis Di Tempat Kerja
kembali ke atas